Kuliah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, banyak orang yang mencari beasiswa untuk meringankan biaya pendidikan. Tidak mudah mendapatkan beasiswa karena ada tahap seleksi yang harus dilalui. Oleh karena itu, penting untuk memahami tips mendapatkan beasiswa kuliah.

Dengan memperoleh beasiswa, masalah finansial bisa dikesampingkan. Kuliah bisa lebih fokus karena tidak perlu memikirkan lagi soal biaya. Simak beberapa tips berikut untuk mendapatkan beasiswa kuliah. Tips ini juga berlaku di semua jenjang perkuliahan.

Tips Mendapatkan Beasiswa Kuliah

1.     Riset dan Himpun Informasi Mengenai Beasiswa

Mencari tahu adalah tips kunci untuk mendapatkan beasiswa. Informasi mengenai beasiswa tidak datang dengan sendirinya. Oleh karena itu, carilah informasi beasiswa dari berbagai sumber. Saat ini sudah ada internet dan media sosial yang dapat membantu untuk memperoleh informasi beasiswa.

Tidak hanya beasiswa dalam negeri, di media sosial juga ada banyak sekali informasi mengenai beasiswa kampus luar negeri. Selain mencari di internet, ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk menghimpun informasi beasiswa. Berikut detailnya.

  • Carilah kakak kelas, tetangga, atau saudara yang sudah berhasil mendapatkan beasiswa kuliah. Galilah informasi dari orang-orang ini mengenai beasiswa yang diterimanya.
  • Pihak sekolah juga kerap memiliki relasi dengan berbagai perguruan tinggi. Tanyakan kepada guru Bimbingan Konseling untuk mencari informasi terkait beasiswa di kampus-kampus yang terhubung dengan sekolah.
  • Datang langsung ke kampus tujuan dan datangi front office atau pusat informasi untuk mendapatkan penjelasan mengenai program beasiswa yang dimiliki oleh kampus tersebut.

2.     Penuhi Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan

Kalau sudah mendapatkan informasi yang lengkap mengenai beasiswa, tips yang selanjutnya adalah memenuhi persyaratan dan dokumen. Setiap jenis beasiswa umumnya memiliki persyaratan berbeda. Cermati setiap syaratnya dan pastikan Anda dapat memenuhinya.

Selain itu, siapkan juga beberapa dokumen yang diperlukan. Umumnya, dokumen yang harus dilampirkan antara lain KTP, Kartu Keluarga, SKCK, Surat Keterangan Tidak Mampu, formulir pendaftaran, dan sebagainya.

Pastikan semua persyaratan dan dokumen sudah disiapkan dengan baik. Jangan sampai ada yang terlewat.

3.     Persiapkan Surat Rekomendasi Beasiswa

Sebagian penyelenggara beasiswa mengharuskan peserta untuk melampirkan surat rekomendasi. Ada beberapa jenis surat rekomendasi seperti rekomendasi akademik, character reference, dan employment recommendation. Lebih detailnya akan dijelaskan di bawah ini.

  • Rekomendasi akademik biasanya diberikan oleh seorang guru atau dosen. Isi dari surat rekomendasi akademik antara lain penilaian calon penerima beasiswa terhadap kesanggupan akademik serta hal-hal yang bersifat non akademis seperti keikutsertaan dalam sebuah organisasi.
  • Character reference adalah surat yang berisi penjelasan mengenai karakter atau kepribadian calon penerima beasiswa. Surat ini dibuat oleh orang yang memiliki pengaruh atau wewenang atas hal tersebut.
  • Employment recommendation merupakan penilaian atas kinerja calon penerima beasiswa di perusahaan tempatnya bekerja. Rekomendasi ini dibuat oleh atasan atau supervisor.

Rekomendasi ini biasanya berlaku untuk pekerja yang akan melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi dan mendaftarkan dirinya dalam program beasiswa.

4.     Menguasai Bahasa Inggris

Salah satu tips mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri adalah menguasai bahasa Inggris dengan baik. Kemampuan bahasa Inggris diperlukan supaya mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dengan maksimal.

Oleh karena itu, calon penerima beasiswa luar negeri diwajibkan untuk memenuhi persyaratan ini. Kemampuan bahasa Inggris umumnya diukur melalui tes TOELF atau IELTS. Calon penerima beasiswa luar negeri diharuskan mengantongi salah satu sertifikat di atas dengan minimal nilai tertentu.

5.     Memiliki Riwayat Prestasi Akademik

Beasiswa untuk kuliah ada berbagai jenis. Salah satu di antaranya adalah beasiswa untuk mereka yang memiliki prestasi akademik. Untuk bisa lolos dalam program beasiswa seperti ini, syarat utamanya adalah berprestasi.

Prestasi akademik umumnya diukur melalui nilai. Oleh karena itu, Anda harus belajar dengan baik, mengerjakan semua tugas yang diberikan oleh guru atau dosen, serta mengerjakan ujian dengan sebaik mungkin.

Jika kewalahan dengan tugas yang diberikan oleh guru atau dosen, hubungi saja JASA TUGAS (jasatugas.net). Anda bisa menghubunginya melalui nomor berikut 083840173448. Semua tugas yang Anda punya pasti bisa diselesaikan dengan baik sebelum tenggat waktunya.

6.     Ikuti Lomba di Kampus Incaran

Mengikuti lomba di kampus incaran adalah tips mendapatkan beasiswa kuliah yang selanjutnya. Mengapa? Pasalnya, ada banyak cara bagi sebuah kampus atau perguruan tinggi dalam menyaring penerima beasiswa. Salah satunya adalah melalui lomba yang digelar oleh kampus tersebut.

Mahasiswa atau siswa yang menjadi peserta dan memenangkan lomba tersebut kerap ditawari program beasiswa oleh kampus penyelenggara. Hal semacam ini sudah sering dilakukan oleh beberapa kampus ternama di Indonesia.

Contohnya antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), hingga Institut Teknologi Bandung (ITB). Oleh karena itu, carilah informasi mengenai lomba yang diadakan oleh kampus idaman. Ikuti lomba tersebut dan menangkan.

Bukan tidak mungkin tawaran beasiswa akan datang. Apalagi kalau jenis lomba yang diikuti berskala besar.

7.     Mempersiapkan Diri untuk Interview

Tips berikutnya adalah mempersiapkan diri untuk sesi interview. Beberapa penyelenggara beasiswa memang memasukkan wawancara sebagai salah satu tahapan seleksi. Wawancara atau interview merupakan saat-saat terpenting yang akan menentukan keberhasilan dalam memperoleh beasiswa.

Karena sangat menentukan, sebaiknya lakukan persiapkan diri dengan baik untuk menghadapi sesi interview. Pada tahap ini, ceritakan mengenai kelebihan serta kekurangan dalam diri Anda.

Misalnya ungkapkan bagaimana respons Anda terhadap kegagalan, cara menghadapinya, serta langkah-langkah yang dilakukan untuk mencegah kegagalan tersebut.

Ceritakan juga mengenai prestasi yang pernah diraih dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, Anda juga dapat menceritakan mengenai organisasi atau komunitas yang pernah diikuti di luar aktivitas akademik. Jelaskan posisi atau tugas apa saja yang pernah diemban dalam organisasi tersebut.

8.     Mengikuti Program LPDP

Tips mendapatkan beasiswa kuliah yang berikutnya adalah mengikuti program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP. Program ini telah dijalankan oleh Kementerian Keuangan selama beberapa tahun terakhir.

Tujuannya untuk mencetak SDM yang memiliki karakter pempimpin, saintis, teknokrat, dan profesional. Program beasiswa ini tersedia untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari D4 atau S1 hingga tingkat doktoral.

Ada berbagai jenis beasiswa yang ada di LPDP, berikut detailnya.

  • Beasiswa reguler
  • Beasiswa prestasi keagamaan, olahraga, kebudayaan dan seni
  • Beasiswa penyandang disabilitas
  • Beasiswa PNS/TNI/POLRI
  • Beasiswa individu berprestasi dari keluarga pra sejahtera
  • Beasiswa daerah spesialis
  • Beasiswa santri
  • Beasiswa alumni bidikmisi yang berprestasi
  • Beasiswa afirmasi
  • Beasiswa disertasi
  • Beasiswa dokter spesialis

9.     Menjadi Peserta Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah

Selain beasiswa LPDP, pemerintah juga memiliki program KIP Kuliah untuk membiayai lulusan SMA sederajat yang akan melanjutkan pendidikan. Program ini merupakan pengganti Bidikmisi yang sebelumnya sudah berjalan beberapa tahun.

KIP Kuliah memiliki sasaran lulusan SMA sederajat yang berprestasi namun tidak mampu kuliah karena masalah finansial.

Tips mendapatkan beasiswa kuliah di atas sangat bermanfaat untuk Anda yang saat ini sedang mencari biaya untuk melanjutkan pendidikan.

 

Topics #cara mendapatkan beasiswa kuliah #tips mendapatkan beasiswa kuliah